Cara Ternak Hamster Untuk Pemula, GAMPANG!

Cara Ternak Hamster – Sebagian besar dari jenis hamster berasal dari daerah sebelah utara yang beriklim subtropis, terutama di daerah Cina bagian utara, Siria, Rusia dan Mongolia. Hamster adalah sejenis hewan kecil yang tergolong kedalam ordo Rodentia. Ini bisa diartikan bahwa hamster tergolong kedalam jenis hewan pengerat seperti halnya tikus, marmut maupun kelinci.

Hamster memiliki bentuk tubuh yang lebih bulat jika dibandingkan dengan bentuk tubuh dari tikus, tikus hampir tidak berbulu sedangkan hamster berbulu, tidak jorok, serta memiliki ekor yang lebih pendek.

Sedangkan jika anda membandingkan ukuran tubuh hamster dengan hewan marmut, maka hamster akan terlihat jauh lebih kecil.

Walaupun ada banyak jenis hamster yang dapat ditemukan di dunia, namun berikut 4 jenis hamster yang popular dipelihara di daerah Indonesia :

  • Hamster Campbell
  • Hamster Siria
  • Hamster Winter White
  • Hamster Roborovskii

Cara ternak hamster

1. Memilih Indukan Hamster

Dalam proses budidaya hewan ternak apapun tetap dibutuhkan perindukan yang berkualitas.

Begitu juga halnya dengan budidaya hamster, anda harus mencari induk yang baik agar mendapatkan anakan yang berkualitas.

Cara memilih indukan hamster jantan yaitu

  • Usia hamster yang matang yaitu antara 8-1tahun
  • Tidak terdapat cacat
  • Postur badan bagus, memiliki bokong yang besar dan berisi karena tingkat kesuburannya bagus.
  • Memiliki napsu makan yang baik

Cara memilih indukan hamster betina :

  • Usia matang yaitu antara 6- 10 bulan
  • Tidak ada cacat
  • Napsu makan yang bagus
  • Aktifitas aktif dan lincah

Cara membedakan kelamin hamster jantan dan betina bisa dibilang susah-susah gampang.

Yang umum biasanya dilihat yaitu melihat jarak antara kedua lubang yang berada di bagian bawah perut mereka.

Hamster jantan akan memiliki jarak yang lumayan jauh antara lubang anus dan lubang kelamin mereka.

Sedangkan pada hamster betina jarak diantara kedua lubang akan lebih dekat.

2. Mempersiapkan kandang

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan kanadang hamster.

Anda bisa memanfaatkan berbagai peralatan misalnya aquarium bekas, kotak ice cream maupun dibuat dengan kayu atau kawat.

Gunakan pasir kayu maupun serbuk kayu sebagai alasnya.

BACA JUGA: CARA TERNAK AYAM PETELUR UNTUK PEMULA

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat kandang:

  • Kandang hamster harus selalu dalam keadaan bersih dan usahakan agar selalu berada dalam keadaan kering.
  • Alas yang terbuat dari pasir akan mempermudah penyerapan dari air kencing hamster sehingga akan meminimalisir dari bau kotoran hamster tersebut.
  • Alas yang terbuat dari pasir maupun serbuk kayu juga dapat menjadi alternatif untuk mandi para hamster, ini akan membersihkan bulu – bulu mereka.
  • Pastikan agar tidak ada celah untuk hamster kabur.
  • Pastikan kandang bebas dari berbagai binatang penggangu seperti kucing, tikus atau binatang lainnya.
  • Usahakan anda tetap mengganti pasir alas setiap sekali seminggu atau sekali dua minggu.
  • Bisa juga mencuci pasir alasnya,caranya merendam pasir dengan campuran air dan larutan desinfektan hingga pasir akan terpisah dari kotoran dan kemudian anda tinggal mengeringkannya.

3. Pemberian Makanan

Usahakan untuk tetap menyediakan minuman maupun makanan secara rutin dan tidak telat, agar mereka tetap terpenuhi kebutuhan nutrisi dan tetap terjaga kesehatannya.

Pakan yang mengandung banyak protein maupun telur adalah jenis pakan yang dianjurkan untuk melakukan proses cara ternak hamster, karena pakan yang mengandung banyak protein akan membangkitkan gairah pasangan hamster untuk melakukan perkawinan.

Makanan yang mengandung ragi juga akan bagus untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan hamster.

Ragi akan membuat para hamster tidak stress dan kembali rileks.

Ada banyak pakan hamster yang memiliki kandungan ragi didalamnya seperti roti khusus hamster atau snack khusus hamster.

Bisa juga memberi pakan hamster dengan kuaci atau kacang tanah yang dihaluskan serta telah dikupas dari kulitnya.

BACA JUGA: CARA TERNAK KELINCI

Berilah hamster dengan touge atau kecambah setiap pagi maupun sore ini dilakukan untuk mengantisipasi agar kandang tetap kering daripada harus langsung memberi mereka minuman air putih.

4. Mengawinkan Hamster

Hamster yang telah menginjak usia matang atau siap kawin bisa langsung kita kawinkan.

Karean hamster jantan bisa dikawinkan dngan beberapa hamster betina, kita bisa memindahkan indukan jantan secara bergilir untuk mengawinkan dengan indukan betina.

Pindahkan ke indukan betina yang lain jika telah terjadi proses pembuahan atau kehamilan.

5. Merawat Indukan

Induk hamster betina akan mengalami pembesaran perut dan terlihat lebih bulat jika ia sedang hamil.

Hamster akan melahirkan anak mereka dengan jumlah anak berkisar dari 7 hingga 8 bayi hamster.

Pisahkanlah induk jantan jika si induk betina telah hamil.

Beri induk betina kecambah yang lebih banyak, untuk kesuburan tentunya.

Taruh potongan kain untuk sarang bagi para bayi hamster yang akan dilahirkan nantinya.

Jauhkan induk betina dari keraimaian dan jagan sampai telat dalam pemberian persediaan makanan agar gizi tetap tercukupi.

Itulah beberapa langkah cara ternak hamster yang bisa dijadiakn acuan dalam proses cara budidaya hamster dirumah. Terimakasih sudah mengunjungi situs kami semoga bemanfaat dan selamat mencoba. salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *