Cara Menanam Porang Dengan Baik Agar Cepat Besar

Cara Menanam Porang – Apa itu porang? apa itu tanaman porang? yap, terdengar sangat asing ditelinga kita dan akan timbul pertanyaan seperti diatas.

Porang adalah tanaman dengan nama latin A. oncophyllus adalah jenis umbi-umbian yang punya nilai ekonomis tinggi.

Ekspor porang Indonesia mencapai angka 14,8 ribu ton.

Karena tingginya permintaan pasar, tentu hal ini bisa dijadikan pertimbangan untuk membuka usaha cara menanam porang sebagai budidaya.

Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam cara menanam porang untuk budidaya yaitu:

1. Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah memiliki peranan yang sangat penting.

Seperti tanamana umbi-umbian lainnya dianjurkan tanah yang digunakan tanah yang gembur dan subur.

Apabila bibit berasal dari umbi porang maka lubang tanam ditutup dengan lapisan tanah bagian atas (topsoil) dan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 45 cm, jarak antara lubang tanam 90 x 90 cm.

Kalau tanaman porang dirancang untuk menghasilkan ubi berkuran kecil-sedang, maka jarak antar lubang tanam dikurangi menjadi 60 x 60 cm.

BACA JUGA: CARA MEMBUAT BONSAI

Sedangkan untuk bibit yang berasal dari bubil/katak, dianjurkan untuk membuat guludan.

setelah tanah diolah intensif dengan jarak antar gulud 90 cm dan bubil ditanam dalam guludan dengan jarak 90 cm.

2. Pemilihan Bibit

Bibit porang berukuran berat 500 gram disarankan ditanam dengan jarak 90 x 90 cm merupakan kondisi ideal dalam memproduksi ubi tanaman porang.

Sedang Ubi atau potongan ubi berukuran 200 gram sudah cukup layak dijadikan bibit dengan jarak 30 x 30 cm akan menghasilkan umbi porang seberat 500 gram.

Sebagai informasi untuk menghasilkan umbi porang yang lebih besar memerlukan waktu 2 hingga 3 tahun.

Setelah dipanen, umbi pohon porang disimpan beberapa bulan sebelum ditanam kembali, dengan masa masa dormasi 3-4 bulan siap tanam, maka untuk mencegah bibit menjadi rusak akibat serangan pathogen jamur tanah bibit direndam dalam larutan campuran fungisida mankozeb (0,2%) +insektisida monokrotofos (0,05%) selama 10 menit dan dikeringanginkan pada kondisi ternaungi selama 24 jam.

Bulbil dapat ditanam langsung di lapang yang berukuran sedang 5 gram dan besar 10 gram sama baiknya dijadikan bibit.

Biji juga bia dijadikan bibit porang, namun kemukinannya hanya 40 persen keberhasilanya, yang dilakukan dengan proses penyemaian di tas media tanam pasit atau tanah remah .

3. Jarak Tanam

Jarak tanam porang disesuaikan dengan umur panen yang diinginkan.

jika umur 8 bulan pertama, maka jarak tanam harus 30 cm x 30 cm, lalu jika rencana panen tahun ke dua dianjurkan jarak tanam 45 cm x 45 cm.

Apabila periode panen tahun ke tiga maka perlu jarak tanam yang lebih lebar 60 cm x 60 cm.

4. Kedalaman tanam

Semakin dalam ditanam umbi porang akan persulit peranakan.

Gunakan kedalaman tanah sekitar 10 cm dari permukaan tanah ukuran yang cukup ideal untuk penanaman porang.

Namun kedalaman juga dipengaruhi oleh macam dan ukuran bibit yang digunakan.

Jika gunakan umbi katak (bulbil), cukup sekitar 5 cm.

Lalu jiak gunakan ubi kecil berukuran 200 gram maka ditanam kedalaman 10 cm, dan 15 cm ditanam pada kedalaman untuk bibit lebih besar.

5. Penyiangan

Penyiangan gulma terutama dilakukan pada awal pertumbuhan tanaman sebelum kanopi menutup, umumnya dilakukan secara manual pada umur 30, 60, dan 90 hari setelah tanam.

Dengan tidak melewatkan proses ini maka hasil umbi meningkat 34-285 persen.

Disarankan penyiangan dilakukan dua kali selama pertumbuhan tanaman suweg, yaitu pada pada umur dua dan empat bulan setelah tanam.

6. Pengelolaan air

Untuk menghasilkan ubi yang optimum diperlukan tanah dengan kelembaban yang cukup, terutama pada awal pertumbuhan tanaman.

Namun tanaman porang umumnya diusahakan di lahan kering.

Kandungan air kurang dari 40 persen kapasitas air lapang, maka akar akan lebih cepat kering dibandingkan pada kondisi normal.

Apa manfaat tanaman porang?

banyak sekali manfaat dari tanaman porang ini.

Berdasarkan penelitian, tanaman porang mengandung senyawa glukomanan yang tinggi.

Manfaat Senyawa GLUKOMANAN yang ada pada tanaman porang:

  • Sumber pangan sehat
  • menurunkan kadar kolesterol
  • mengurangi kadar gula darah
  • mencegah penyakit kanker
  • menurunkan berat badan dan mengatasi masalah pencernaan.
  • Di bidang medis, senyawa glukomanan dalam porang dapat dimanfaatkan untuk pelapis obat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *