Cara Ternak Kenari Untuk Pemula Agar Cepat Bertelur

Cara ternak kenari – memelihara burung memang suatu kegiatan yang sangat menguntungkan sekaligus sebagai media untuk menyalurkan hobi. Namun untuk cara ternak burung kenari memang tidak lah mudah perlu keahlian khusus dan harus memiliki pengetahuan yang luas dari suatu burung. Jika Anda bisa mengembangbiakan burung malahan akan menjadi ladang rejeki yang tidak terduga disamping cara beternak kenari itu mudah jika sudah tahu caranya.

Hasil ternakan juga bisa Anda jual kepada para pecinta burung untuk harganya juga lumayan tinggi jadi tidak kaget kalau sekarang banyak pecinta burung yang berlomba – lomba untuk mengembangbiakan burung dengan cara mereka masing – masing .

Harga burung kenari sendiri itu lumayan mahal apalagi yang sudah gacor dan sering mengikuti kontes kicau burung harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Peminat burung kenari juga semakin tahun semakin meningkat dengan perawatan burung kenari yang relatif mudah dan tidak susah sehingga banyak pecinta burung yang suka ternak burung kenari ini.

Disamping memiliki harga jual yang lumayan tinggi burung kenari ini juga tidak sepi peminat pasti pecinta burung yang masih pemula memiliki burung kenari untuk pertama kalinya sekedar untuk hobi ataupun untuk diternak.

Membedakan Jenis Kelamin Burung Kenari

Bagi Anda calon peternak baru hal yang paling elementer yaitu Anda harus bisa membedakan jenis kelamin burung kenari hal ini sangat penting sekali pasalnya jika Anda tidak bisa membedakan jenis kelamin burung kenari.

Untuk mengembangbiakan burung kenari harus bisa mengawinkan jenis burung kenari betina dengan burung kenari jantan.

Bagi Anda yang masih bingung cara membedakan jenis kelamin burung kenari, berikut caranya :

Kenari jantan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  • Secara fisik terlihat lebih ramping dan panjang.
  • Ukuran kepalanya pun terlihat lebih ramping daripada betina.
  • Dubur dan anusnya menonjol.
  • Pada saat kenari jantan berusia 3 sampai 5 hari, saluran pada pembuluh venanya akan lebih terlihat menurun dari perut menuju duburnya.
  • Anakan jantan langsung bisa belajar berkicau lebih cepat daripada anakan betina.

baca juga : cara ternak bebek

Sedangkan untuk kenari betina ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

  • Kenari betina memiliki kepala yang berbentuk relatif bulat daripada kenari jantan.
  • Tubuhnya terlihat lebih kecil dan membulat.
  • Duburnya kenari betina terlihat lebih datar dibandingkan dengan kenari jantan yang menonjol.
  • Kaki terlihat lebih pendek dan jarinya terlihat lebih rapat.

Langkah-langkah memulai ternak kenari, diantaranya:

Memilih kenari jantan dan betina yang siap kawin

Usia menjadi faktor penentu berhasil atau tidaknya cara beternak burung kenari, usia yang terbaik dalam beternak adalah jangan terlalu muda atau jangan terlalu tua. Kenari siap ternak minimal 6 bulan untuk kenari betina dan 8 bulan untuk kenari jantan, tetapi untuk kenari besar seperti Yorkshire dan turunannya sedikit lambat birahi minimal usia 1 tahun.

Adapun ciri-ciri kenari yang siap kawin adalah sebaagai berikut :

Jantan : Sering berkicau. Hiperaktif seperti sering melompat-lompat, mengepak-kepakkan sayap, bahkan terkadang sengaja menabrak jeruji kandang.
Betina : Suka mematuk-matuk apapun yang ada di dalam sangkar. Sayap juga dikepak-kepakkan.

Sangkar ternak kenari

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa burung kenari membutuhkan ruang luas untuk terbang, maka pilihlah kandang ternak kenari yang memungkinkan bagi burung untuk dapat terbang dari dahan ke dahan. Dalam tahap awal ternak, sebaiknya pisahkan burung jantan dan betina. Atau sangkar besar yang sudah ada sekatnya untuk memudahkan perjodohan. Jangan lupa untuk menyiapkan tempat untuk makanan burung. Makan burung kenari biasanya biji-bijian. Bisa juga diberi telur rebus.

Proses perjodohan kenari

Sebelum proses perkawinan, tentu harus diberikan waktu bagi jantan dan betina untuk saling berkenalan. Cara menjodohkan kenari adalah dengan mendekatkan kandang mereka. Ciri-ciri mereka berjodoh adalah burung kenari jantan akan menyuapi si betina meski berada di luar sangkar. Pejantan akan lebih sering berkicau sebagai pertanda untuk menggoda si betina.

Proses perkawinan kenari

Ketika sudah terlihat bahwa mereka berjodoh, maka Anda bisa memasukkan pejantan dan betina dalam satu kandang yang sama. Caranya adalah dengan memasukkan burung kenari jantan ke dalam sangkar burung kenari betina. Lakukan hal tersebut ketika sore hari. Setelah disatukan dalam satu kandang, perhatikan apakah mereka saling menyuapi (seperti berciuman) atau tidak. Jika iya, maka sebentar lagi mereka akan melakukan perkawinan. Biarkan dalam sangkar hingga pagi hari. Kemudian pisahkan kembali jantan dan betina pada pukul 7-9 pagi.Ulangi lagi memasukkan burung jantan ke kandang burung betina pada sore hari hingga betina bertelur. Jangan menjemur burung kenari betina yang sudah bertelur, karena akan merusak telur kenari.

baca juga : cara ternak lovebird

Proses pengeraman telur burung kenari

Pada proses pengeraman, biarkan jantan dan betina berada tetap di satu sangkar. Hal ini agar betina terus berada di sarang untuk mengerami karena pejantan akan terus menyuapi betina. Namun jika Anda memiliki lebih dari satu betina, pisahkan saja pejantannya.
Selama betina mengerami telurnya, jangan lupa untuk terus memberi pakan ternak kenari dan minum, serta menjaga kebersihan kandangnya.

Proses penetasan telur

Biasanya hari ke-14 sesudah bertelur, telur-telur tersebut akan menetas. Jaga terus kebersihan kandang-kandang kenari serta rutin memberi makan dan minum. Jangan sampai kehabisan makanan dan minuman. Setelah menetas usahan memberi makan telur puyuh rebus atau jagung manis agar anakan cepat tumbuh besar dan sehat.

Terima kasih sudah mengunjungi situs kami, semoga artikel di atas bisa bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *