Cara beternak Kambing Etawa Yang Sangat Menguntungkan

Cara Beternak Kambing Etawa– Banyak sekali cara untuk mendulang pundi-pundi rupiah agar masuk ke kantong atau rekening kita.

Salah satunya yaitu bisnis didunia peternakan.

Bisnis didunia peternakan adalah cara yang paling gampang dilakukan apabila kita menerapkan kedisiplinan diri dan melakukan langkah-langkah yang tepat.

Salah satunya yaitu bisnis cara beternak kambing etawa.

Apa perbedaan kambing etawa dan kambing modern?

Kambing etawa merupakan kambing hasil perkawinan silang antara jenis kambing Jamnapari India dengan kambing Indonesia.

Biasanaya kambing etawa ini ditemukan dipedesaan kecil dan mempunyai ciri telinga panjang, tanduk kecil dan bulu yang putih bersih.

Jenis kambing ini mudah dikembangbiakkan karena tahan terhadap berbagai macam suhu dan harga jualnya pun stabil.

Sedangkan kambuing modern adalah merupakan hasil impor negeri barat.

Kambing modern cukup langka dipasaran sehingga jarang ditemukan, oleh sebab itu membuat harganya tinggi dipasaran.

Spesiesnya lebih bisa bertahan hidup di cuaca dingin, tidak lebih dari 40 derajat Celsius.

Apa keuntungan budidaya kambing etawa?

Beberapa keunggulan ternak kambing etawa meliputi:

  • pangsa pasar luas
  • lokasi peternakan kambing etawa tidak harus luas
  • modal ternak tidak terlalu besar
  • umur kambing yang relatif panjang, tidak merugikan
  • tahan berbagai suhu
  • masa panen yang lebih cepat.

Cara Beternak Kambing Etawa

1. Mempersiapkan kandang

Pilih Material yang digunakan untuk membuat kandang dari bahan kayu yang kokoh.

Satu ekor kambing etawa dewasa membutuhkan kandang berukuran 1,5 x 1,5 meter dengan sirkulasi udara yang baik.

Namun kamu juga dapat menyesuaikan ukuran kandangnya dengan jumlah kambing yang akan dibudidayakan.

Jauhkan dari keramaian umum, misal dari jalan raya atau kerumunan pasar.

2. Mencari Indukan Kambing Etawa

Pilihlah indukan kambing etawa yang kualitasnya bagus di atas rata-rata.

Dengan ciri-ciiri sebagai berikut:

Kambing etawa jantan

  • Tidak ada cacat fisik
  • Usia kambing jantan sudah mencapai lebih dari 2 tahun
  • Tidak berpenyakit
  • Kaki kambing yang kokoh dan tebal
  • Pustur badan yang tegap

Kambing etawa betina

  • Tidak ada cacat fisik
  • Tidak berpenyakit
  • Kaki lurus
  • Jinak tidak agresif
  • Postur tubuh ideal

3. Pemberian pakan kambing etawa

Seperti kebanyakan jenis kambing, pemberian pakan dalam peternakan kambing etawa sebenarnya cukup mudah.

Kamu dapat memberikan pakanan seperti dedaunan segar dan rumput serta pakan tambahan yakni kacang-kacangan, tepung ikan, dan vitamin.

Khusus pakan hijauan, sebaiknya dicuci lalu dijemur terlebih dulu kurang lebih 2 jam guna menghindari kemungkinan racun ataupun bakteri yang menempel.

BACA JUGA: CARA TERNAK AYAM

Selain itu, kamu juga bisa membuat pakanan sendiri yang kaya nutrisi dengan mencampur bahan-bahan berkualitas seperti bekatul dan bungil kelapa dengan takaran 3:1.

Pemberian pakanan ekstra ini bisa dilakukan selama 2 kali sehari, di waktu pagi dan sore hari.

Berikan juga tambahan mineral untuk kambing etawa seperti garam beryodium dan air minum 1,5 liter per hari.

4. proses perkawinan kambing etawa

Tahap selanjutnya dalam budidaya ternak kambing etawa adalah mengawinkan induk betina dan jantan.

Rata-rata untuk satu kali reproduksi, kambing etawa bisa melahirkan 1 hingga 3 anak dengan jangka waktu melahirkan nsebanyak 3 kali dalam dua tahun.

Idealnya, perkawinan bisa dilakukan jika sang betina sudah berumur 10 bulan dengan ciri-ciri seperti nafsu makan menurun, mengibaskan ekor terus-menerus, dan alat vital terlihat bengkak.

Biasanya periode kehamilan kambing etawa betina kira-kira sekitar 5 bulan.

Kemudian pasca melahirkan, sang betina pun memerlukan istirahat total selama 2 bulan.

Selama itu, kamu harus selalu menjaga pola makan dan kebersihan kandang serta kambing betina.

Tujuannya agar ia tidak mudah terjangkit penyakit kudisan maupun cacingan.

5. proses panen kambing etawa

Masa panen kambing etawa tergantung dengan target pasar yang diinginkan.

Apabila tujuan budidaya kambing etawa adalah untuk bidang kuliner, kambing bisa dipanen dalam wajtu 7 sampai 11 bulan saja.

Untuk bidang kuliner, kambing yang dibutuhkan harus muda untuk mendapatkan daging yang empuk dan gurih.

Tidak hanya dagingnya, kambing muda juga menghasilkan susu terbaik.

Selain bidang kuliner, kambing etawa muda juga dapat menghasilkan uang di industri lain seperti garmen dan tanam-menanam.

Kulit domba etawa muda sangat dicari karena kualitasnya yang sempurna.

Sementara itu, kotorannya dapat dijadikan sebagai pupuk organik, pupuk utama yang sering dicari para petani kecil dan besar.

Demikianlah ulasan mengenai ternak kambing etawa yang bisa kami sampaikan. Terima kasih sudah mengunjungi situs kami, semoga artikel ini bermanfaat, selamat mencoba dan semoga berhasil. salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *